Inilah bahayanya Media Sosial yang harus anda ketahui - Siapa sih yang tidak kenal dengan media sosial atau dalam bahasa kerennya "Sosmed" ? Secara sederhana media sosial diartikan sebagai media yang terhubung di internet dimana kita dapat bersosialisasi. Dengan media sosial, kita dapat berbagi foto, berbagi pengalaman, berbagi konten, ngobrol dan masih banyak lagi yang dapat kita lakukan. Jumlah penduduk indonesia mencapai 270 juta jiwa, hampir semua orang menggunakan media sosial, entah orang dewasa maupun anak dibawah umur. Berawal dari Friendster, kini telah berkembang dengan adanya Facebook, Twitter, BBM, Whatsapps, Line, Path, Skype, dan yang masih baru-baru ini adalah Instagram. Namun, dibalik semua itu, tahukah anda apa dampaknya menggunakan media sosial ? berikut ini adalah dampak dari media sosial :
Dampak positif :
Media sosial berperan sebagai media untuk mendekatkan keluarga, kerabat, dan saudara. Dengan media sosial, kita dapat mempertemukan kembali keluarga atau kerabat kita yang jauh dari jangkauan kita melalui dunia maya (media sosial). Bayangkan, jika anda harus bertemu langsung dengan keluarga atau saudara anda yang jaraknya sangat jauh, berapa biaya yang harus anda keluarkan ? dengan media sosial lah dita terbantu.
- Media penyebar informasi atau berpromosi
Seperti halnya internet, dengan media sosial kita dapat menyebarkan informasi hanya dalam hitungan detik. Maka semua orang akan mengetahui informasi tersebut. Kita juga dapat memanfaatkan media sosial sebagai media untuk mempromosikan apa yang akan kita promosikan. Dengan kemampuannya dalam menyebarkan informasi, maka apa yang akan anda promosikan diketahuai banyak orang di media sosial.
Media sosial pada dasarnya adalah media komunikasi, kita dapat berkomunikasi dengan orang baik yang kita kenal maupun orang asing dengan sangat mudah. Media sosial juga menawarkan ruang obrolan, dimana kita dapat mengobrol secara publik. Kita juga dapat melakukan Voice call maupun Video call, sebagai contoh kita melakukan voice call melalui Messenger, melakukan Video call melalui Line atau Skype.
Dampak negatif :
- Membuat kita menjadi tidak produktif
Dengan segala kemudahan dan kecanggihan yang ditawarkan media sosial, membuat kita lupa untuk melakukan apa yang seharusnya kita lakukan. Hal ini tidak dapat dipungkiri lagi bahwa orang yang sudah bersahabat dengan media sosial membuat lupa makan, minum, beribadah begitu juga dengan pekerjaannya. Sebagai contoh, anda sedang k warnet bersama teman-teman anda, semula ingin mengerjakan tugas dari guru. Begitu membuka Facebook, anda pasti lupa terhadap tugas anda dan lebih mementingkan Facebook.
- Susah berkomunikasi dengan dunia nyata
Hal ini disebabkan karena pengguna media sosial merasa malas berkomunikasi di dunia nyata. Hal ini memang terjadi, ada orang yang ketika di media sosial, ia selalu membagikan apa saja yang ia lakukan. Namun, di dunia nyata 180 derajat berbeda dengan apa yang ia lakukan di media sosial. Di dunia nyata, ia cenderung lebih pendiam dan tidak banyak bergaul dengan orang-orang di sekitarnya.
Inti dalam sebuah media sosial adalah berbagi dan berkomunikasi. Seperti yang anda ketahui, banyak orang yang menceritakan tentang dirinya bahwa ia sedang melakukan sesuatu. Sebagai contoh, ada orang yang sedang putus cinta dengan kekasihnya, lalu ia menceritakan semuanya di media sosial. Tanpa mereka sadari, hal tersebut dapat membua privasi dirinya. Di media sosial, anda juga dapat mengisi form identitas, seperti tanggal lahir, alamat, sekolah, agama, bahasa dll. Hal tersebut dapat menjadi celah bagi orang yang akan melancarkan aksi cybercrime.
- Munculnya cybercrime ( tindakan kejahatan)
Dalam media sosial, orang dapat memanfaatkannya untuk kepentingan kejahatan. Banyak orang tua yang melaporkan anaknya, bahwa anaknya telah diculik oleh orang yang baru dikenal memalui Facebook. Ada juga orang yang menjadi korban penipuan, seperti penipuan jual beli. Oleh karena itu, anda harus berhati-hati dengan orang asing yang anda tidak kenal sebelumnya.
- Menimbulkan kecanduan media sosial
Asal anda tahu, media sosial juga dapat menimbulkan kecanduan. Kecanduan ini seperti halnya kecanduan pada psikologis yang memiliki dampak seperti orang yang mengkonsumsi napza (Narkoba, Psikotropika dan Zat Aditif). Kecanduan media sosial atau terlalu sering menggunakan media sosial akan membuat anda melupakan semua tugas-tugas atau pekerjaan yang seharusnya anda lakukan. Pengguna media sosial dapat terkena
Vibration Syndrome, syndrome ini didevinisikan sebagai gangguan dimana pengguna media sosial selalu ingin melihat ponselnya, apakah ada pesan atau pemberiyahuan yang masuk untuknya.
Sekarang banyak orang mengatur ponselnya dengan pengaturan "silent" atau getar, dan orang tersebut sering merasakan seolah-olah ponselnya bergetar, padahal tidak bergetar. Apakah anda merasakan seperti itu ? itulah yang dimaksud dengan
Vibration Syndrome.
(Baca juga : Dampak Positif & Negatif Internet)
Kesimpulan :
Sebagai pengguna yang bijak, sebaiknya anda daat mengatur waktu. Waktu untuk media sosial dan waktu untuk dunia nyata. Ingatlah, media sosial hanyalah media yang sekedar membantu kita dala berkomunikasi.
Demikian yang dapat saya sampaikan, banyak tutur kata yang kurang berkenan saya mohon maaf. Semoga artikel ini dapat bermanfaat. Salam . . . .